Polisi Diminta Tangani Secara Profesional Kasus Pemalsuan Dokumen IUP

- 27 Mei 2024, 12:54 WIB
Foto saat Tim kuasa hukum Happy hayati helmi dan M. Ratho Priyasa memasukan surat pemberitahuan penetapan Tersangka ke Mahkamah Agung. (Istimewa)
Foto saat Tim kuasa hukum Happy hayati helmi dan M. Ratho Priyasa memasukan surat pemberitahuan penetapan Tersangka ke Mahkamah Agung. (Istimewa) /Istimewa

PORTAL KALTENG : Kuasa Hukum PT Artha Bumi Mining, Happy Hayati menegaskan, bahwa pihaknya akan menuntaskan seluruh perkara terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen izin usaha tambang (IUP) yang dilakukan oleh PT Bintang Delapan Wahana.

Happy menegaskan, kasus dugaan pemalsuan dokumen Izin Usaha Pertambangan (IUP) harus ditindaklanjuti termasuk pihak-pihak lain yang terlibat. Sebab, pihaknya telah mengalami kerugian besar karena dalam 10 Tahun terakhir PT Artha Bumi Mining tidak dapat melakukan aktifitas pertambangan.

Happy juga menjelaskan secara rinci terkait kasus tersebut dan telah menyerahkan penyelidikan kepada Bareskrim Polri.

Baca Juga: Real Madrid Kunci Gelar Juara Liga Spanyol 2023/24 dan Berhasil Cetak Rekor Baru

“Sebelumnya Polda Sulteng telah menetapkan satu orang tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen yakni inisial FMI. Namun, saat menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Polda Sulteng, pada 21 Mei 2025 tersangka FMI tidak memenuhi panggilan polisi karena sedang melaksanakan ibadah haji,” kata Happy dalam keterangan tertulis kepada media, Senin (27/5/2024).

Happy menyebut, Laporan dari PT Artha Bumi Mining Mining ke Polda Sulteng sudah masuk sejak tanggal 13 Juli 2023 dengan dugaan adanya dugaan pemalsuan dokumen perizinan Surat Dirjen Minerba Nomor 1489/30/DBM/2013, tanggal 03 Oktober 2013 tentang Penyesuaian IUP Operasi Produksi.

“Kami berharap pihak berwajib menanggapi dan menindaklanjuti kasus ini secara serius, profesional, dan tidak ada upaya perlambatan penyidikan,” harapnya.

Baca Juga: Hasil Liga Inggris : Liverpool Berhasil Kalahkan Tottenham dengan Skor 4-2

Kronologi Kasus Pemalsuan Dokumen Izin Tambang

Halaman:

Editor: Muhammad Rokib


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah